Sponsors Link

Trauma Kepala: Penyebab, Gejala, dan Pertolongan Pertamanya

Sponsors Link

Trauma kepala atau juga dikenal sebagai cedera kepala adalah kondisi di mana kepala anda mengalami masalah akibat benturan atau kecelakaan yang mengenai kepala anda tersebut. Kejadian yang menyebabkan trauma di kepala ini dikenal sebagai kejadian patofisiologik. Artinya akan melibatkan trauma meliputi daerah kulit kepala yang mungkin bisa luka berdarah, tulang yang mungkin bisa retak atau patah, dan jaringan otak yang bisa rusak. Jika seseorang mengalami kejadian yang menyebabkan adanya trauma di kepala, maka secara umum akan disebutkan bahwa bagian kepala mulai dari kulit, tulang, dan organ organ, serta saraf akan terancam mengalami gangguan dan kerusakan.

ads

Hal yang menyebabkan trauma kepala dikenal sebagai penyebab trauma kepala. Seperti disebutkan di bagian sebelumnya, kaitan dari hal yang menyebabkan trauma ini biasanya adalah berbagai kejadian yang dialami penderita itu sendiri. Kejadian itu pastinya terjadi tanpa disengaja oleh penderita. Akhirnya, akan muncul berbagai gejala akibat trauma kepala yang harus diwaspadai pula. Berbagai informasi mengenai trauma yang diderita di kepala ini masih sedikit ditemukan. Sebab itu, merasa informasi mengenai trauma di kepala sangat penting jadi akan dipaparkan berbagai informasi trauma kepala mulai dari penyebabnya, gejalanya, hingga cara mengatasinya. Penasarankah anda dengan berbagai informasi tersebut? Simak penjelasan lengkapnya di bagian berikut ini.

5 Kejadian Penyebab Trauma Kepala Menyiksa Anda

Kejadian patofisiologik adalah kejadian yang menyebabkan terjadinya cedera atau trauma di kepala. Berbagai kejadian ini pastinya akan mengenai kepala anda baik berupa benturan, luka robek, dan berbagai macam akibat lainnya. Itulah sebabnya mengapa trauma di kepala biasanya membutuhkan pertolongan yang disebut sebagai pertolongan pertama saat kepala terbentur. Namun, sebelum mengetahui mengenai jenis pertolongannya berikut ini kita pelajari 5 kejadian yang dapat menyebabkan trauma di bagian bagian kepala anda.

1. Kecelakaan akibat Benda Jatuh

Trauma di bagian kepala salah satunya dapat disebabkan oleh benturan. Berbagai benturan dapat terjadi di kepala anda. Penyebab benturan kepala salah satunya adalah kecelakaan benda jatuh. Artinya, terdapat benda yang jatuh mengenai kepala anda. Jatuhnya benda ini akan menyebabkan benturan pada kepala anda. Hasilnya adalah anda akan mengalami sakit kepala akibat benturan atau bahkan trauma kepala.

2. Kecelakaan akibat Luka Tembak

Selanjutnya, anda pun dapat menderita trauma di kepala berkaitan dengan kecelakaan akibat luka tembak. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Alasannya adalah karena tembakan yang mengenai kepala akan merusak seluruh bagian kepala. Kerusakan itu antara lain adalah pada bagian luar kepala karena terobek oleh peluru, serta tulang tengkorak kepala yang dapat ditembus juga oleh peluru. Belum lagi kerusakan organ organ dikepala yang disebabkannya. Itulah mengapa kecelakaan akibat luka tembak ini sangat perlu dihindari.

3. Kecelakaan dalam Kendaraan Bermotor

Tentu sebagai masyarakat Indonesia anda sudah tidak asing lagi bagaimana penggunaan kendaraan bermotor sangat marak dilakukan. Setiap masyarakat paling tidak memiliki satu kendaraan bermotor, baik motor ataupun mobil. Banyaknya penggunaan kendaraan bermotor ini kemudian diketahui meningkatkan juga resiko kecelakaan. Kecelakaan yang terjadi saat berkendara ini sangat mungkin mengenai bagian kepala dan menyebabkan trauma.

4. Kecelakaan dalam Pekerjaan

Anda tentu pun sudah sering mendengar istilah kecelakaan kerja. Kecelakaan jenis ini adalah kecelakaan yang terjadi saat anda sedang bekerja. Anda perlu mengetahui bahwa setiap pekerjaan memang memiliki resiko bahaya, namun khusus untuk pekerjaan pembangunan menggunakan mesin dan alat berat terdapat resiko yang lebih tinggi. Jenis kecelakaan yang terjadi ini dapat mengakibatkan trauma jika mengenai kepala anda.

5. Kecelakaan saat sedang Olahraga

Satu lagi situasi yang sering menjadi alasan seseorang menderita sakit kepala. Keadaan ini merupakan keadaan yang seringkali menyebabkan seseorang menjadi lengah pada keadaan kepalanya. Anda akan mudah mengalami cedera kepala jika kepala anda tidak terjaga dengan baik. Anda harus berhati hati saat berolahraga untuk dapat menghindari resiko trauma yang menyerang bagian kepala anda.

Itulah tadi beberapa 5 kecelakaan yang mungkin terjadi pada anda dan kemudian menyebabkan adanya trauma atau cedera kepala. Setelah mengetahui berbagai kejadian yang menyebabkan cedera di kepala tersebut, tentu selanjutnya anda perlu mengetahui apa saja akibat berbentuk gejala yang dapat anda alami saat kepala anda menderita trauma. Penjelasan lebih lengkapnya ada di bagian di bawah ini.

Sponsors Link

Waspadai Akibat dan Gejala Trauma Kepala

Trauma atau cedera pada kepala diketahui dapat menyebabkan akibat dan gejala yang berbahaya. Kebanyakan berkaitan dengan berbagai jenis sakit kepala yang mungkin diserang ke masyarakat. Selain sakit kepala, cedera kepala juga dapat menjadi penyebab sering sakit kepala dan mual. Berbagai keluhan dan kondisi kesehatan yang terganggu ini dapat dijelaskan sebagai akibat dan gejala trauma kepala yang harus anda waspadai. Jika salah satu saja sudah anda alami, maka segeralah lakukan cara mengobati sakit kepala akibat trauma yang paling tepat. Namun selanjutnya, simaklah berbagai akibat dan gejalanya berikut ini.

  • Sakit Kepala Sebelah (Migrain)

Gejala trauma pada kepala yang pertama diketahui adalah sakit kepala sebelah atau migrain. Ada beberapa jenis jenis migrain dan salah satunya adalah migrain yang terjadi karena trauma di kepala. Anda perlu mewaspadai gejala migrain ini, karena bahkan dapat membuat anda berhenti beraktivitas sepenuhnya jika tidak segera diatasi.

  • Sakit Kepala Jenis Vertigo

Selanjutnya, trauma pada kepala anda pun diketahui dapat menyebabkan vertigo yang menyiksa anda. Tentu anda sudah mengetahui bahwa vertigo adalah jenis sakit kepala yang membuat penderitanya mengalami kehilangan keseimbangan. Hal ini ternyata dapat juga disebabkan oleh trauma yang diderita oleh kepala anda.

  • Fraktur Tengkorak Kepala

Tengkorak kepala adalah bagian pelindung otak yang sangat penting fungsinya. Jika bagian tengkorak ini mengalami masalah dan gangguan, maka anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan seperti CT scan kepala. Pasalnya fraktur kepala ini akan menyebabkan banyak masalah di otak yang dikaitkan dengan trauma yang terjadi pada kepala anda.

  • Kerusakan Saraf di Otak

Trauma di bagian kepala diketahui berkaitan sekali dengan kecelakaan yang mengenai kepala anda. Jika kecelakaan itu mengenai bagian saraf kepala, maka mungkin sekali akan terjadi banyak gangguan sistem tubuh akibat kerusakan saraf ini. Tidak kaget jika kebanyakan penderita trauma kepala kemudian mengalami kesulitan dalam adaptasi lingkungan.

  • Gangguan Penglihatan

Kemudian tahukah anda bahwa trauma di kepala dapat menyebabkan sakit kepala? Kemudian akan terjadi hubungan sakit kepala dengan mata yang ditandai dengan terjadinya gangguan penglihatan setelah anda mengalami trauma kepala. Oleh sebab itu, pastikanlah untuk selalu menghindari kepala anda dari trauma terkhusus bagian di sekitar organ mata anda.

  • Kesulitan Berbicara

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, trauma kepala akan sangat mempengaruhi saraf anda. Lalu bagaimana jika yang terpengaruh adalah saraf berbicara anda? Akibatnya adalah trauma yang ada di kepala ini menyebabkan anda kesulitan mengatur bahasa dan membuat anda tidak mudah berbicara seperti sebelumnya.

  • Kelumpuhan Badan Satu Sisi

Saraf yang terganggu pada bagian kepala anda juga dapat menyebabkan gangguan ke seluruh tubuh. Misalnya adalah seperti kelumpuhan di salah satu bagian tubuh yang dikenal juga sebagai stroke. Itulah sebabnya, mengapa anda perlu menghindari kebiasaan buruk dalam menjaga kepala anda. Jangan sampai anda harus menjalani kehidupan anda dengan kelumpuhan satu sisi tubuh.

  • Menderita Epilepsi

Epilepsi juga termasuk dalam gangguan saraf kepala yang mungkin disebabkan oleh trauma di bagian kepala anda. Gangguan epilepsi ini akan muncul biasanya dalam waktu satu minggu setelah trauma di kepala terjadi. Namun jangan anggap remeh juga jika selama satu minggu belum ada tanda tanda epilepsi, karena epilepsi juga dapat terjadi hingga 4 tahun setelah trauma di kepala anda.

Demikianlah tadi informasi mengenai apa saja akibat dan gejala dari trauma yang terjadi pada kepala anda. Untuk menghindari diri dari berbagai akibat di atas, maka berikutnya akan dijelaskan apa saja cara mengobati sakit kepala akibat benturan yang dapat anda lakukan. Selamat membaca dan menggunakan informasinya sesuai kebutuhan anda.

Sponsors Link

Berbagai Cara Mengatasi dan Memberikan Pertolongan pada Trauma Kepala

Anda tentu sangat ingin mengetahui bagaimana pertolongan kesehatan untuk trauma di kepala anda dapat dilakukan. Simaklah beberapa cara memberikan pertolongan kesehatan untuk cedera kepala tersebut pada bagian di bawah ini.

  • Melakukan Fisioterapi

Fisioterapi adalah jenis terapi yang mungkin anda gunakan untuk memperbaiki berbagai masalah saraf yang terjadi akibat trauma di kepala. Anda perlu mewaspadai jika memang telah terjadi trauma, lebih baik secepat mungkin lakukan fisioterapi di ahlinya.

  • Memberikan Nafas Buatan

Salah satu pertolongan yang perlu dilakukan sesaat jika ada korban trauma kepala di sekitar anda adalah dengan memberikan nafas buatan. Nafas buatan ini dapat dilakukan untuk membantu pernafasan jika terjadi hambatan pernafasan akibat trauma. Sehingga trauma tidak menyebabkan kematian.

  • Memberikan Rehabilitasi Psikis

Trauma di bagian kepala tidak selalu menyebabkan gangguan kesehatan secara fisik saja, tetapi juga bisa gangguan secara psikis. Gangguan psikis ini akan menyebabkan anda mengalami banyak trauma dan gangguan keseimbangan. Sehingga cara mengatasinya adalah dengan melakukan rehabilitasi psikis.

  • Membuat dan Memberikan Jalan Nafas

Trauma dapat sangat mungkin menutup jalur pernafasan anda. Akibatnya anda perlu melakukan pemberian jalan nafas darurat. Anda dapat memberikan jalan nafas ini dengan berbagai cara pertolongan pertama dalam keadaan darurat. Salah satunya adalah dalam cara memosisikan kepala penderita itu sendiri.

  • Mencoba Memberhentikan Pendarahan

Jika anda menemukan pendarahan di bagian kepala anda, maka lakukanlah upaya memberhentikan pendarahan itu. Anda dapat menekan beberapa pembuluh darah agar mudah tertutup.  Jika mungkin diikat, maka ikatlah kepala anda dengan kain. Jika terjadi syok, maka segera berikan bantuan cairan infus dan transfusi.

Berikut tadi informasi lengkap mengenai trauma kepala, baik penyebabnya, akibat dan gejalanya, serta cara mengatasinya dengan berbagai jenis pertolongan. Semoga anda dapat lebih mudah menjaga diri anda dari resiko trauma yang menyerang kepala anda. Selain itu, upayakanlah untuk mengatasi berbagai gejala dengan cara-cara yang tepat seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

, , ,