Sponsors Link

Trikotilomania : Penyebab – Gejala – Efek – Pengatasannya

Sponsors Link

Kesehatan merupakan salah satu hal yang perlu mendapat perhatian khusus bagi setiap orang mengingat dengan kondisi tubuh yang sehat maka setiap aktivitas yang dijalani dalam berlangsung dengan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan berbagai cara mulai dari menjalani kehidupan dengan sehat, menjaga pola makan, hingga berolahraga secara rutin. Berkembangnya kehidupan manusia juga ikut menjadikan berbagai macam jenis penyakit mulai bermunculan dan mengancam kondisi kesehatan sesorang sehingga harus diperhatikan dengan baik.

ads

Bagian bagian kepala merupakan satu diantaranya beberapa organ penting dan vital yang harus dijaga kondisi kesehatannya dengan baik agar dapat terhindar dari berbagai macam jenis sakit kepala maupun kelainan lainnya. Salah satu jenis penyakit pada kepala yang mungkin belum banyak diketahui namun dapat mengancam setiap orang disebut sebagai trikotilomania. Penyakit tersebut sebenarnya secara langsung bukan penyakit yang terjadi pada kepala melainkan kondisi kelainan psikologis yang dapat menyebabkan dan mengancam beberapa bagian tubuh termasuk rambut di kepala.

  1. Penyebab

TrikotilomaniaSeperti yang dijelaskan sekilas diatas, trikotilomania merupakan kondisi gangguan psikologis atau gangguan mental yang menjadikan penderitanya memiliki keinginan yang sangat kuat untuk mencabuti rambutnya sendiri berbeda dengan penyakit rambut dan kulit kepala lain seperti tinea capitis .

Mencabuti rambut tersebut merupakan cara bagi penderita trikotilomania untuk melampiaskan kondisi stres dan cemas yang dialaminya. Bagian rambut yang dapat dicabut oleh penderita gangguan mental tersebut bukan hanya rambut diatas kepala namun juga dapat terjadi pada beberapa bagian lain seperti alis dan bulu mata. Penyebab terjadinya trikotilomania masih belum dapat diketahui secara tepat namun ada beberapa hal yang diduga sebagai pemicu gangguan mental tersebut diantaranya seperti :

  • Kontrol emosi yang lemah, kondisi seseorang yang memiliki kontrol emosi lemah dalam tubuhnya dapat menjadi salah satu pemicu munculnya gangguan psikologis trikotilomania. Kontrol emosi yang lemah dalam tubuh sendiri dapat dipicu oleh kurangnya hormon serotonin.
  • Kebiasaan buruk sejak kecil, pemicu lain munculnya gangguan mental tersebut juga dapat disebabkan oleh karena kebiasaan yang sudah muncul sejak kecil seperti sering menghisap jempolnya sendiri.
  • Penyakit dan kelainan, beberapa penyakit dan kelainan yang diidap juga dapat menjadi pemicu munculnya sikap buruk seseorang yang memiliki keinginan untuk mencabut bulu tubuhnya tersebut. Penyakit dan kelainan tersebut diantaranya seperti kondisi struktur dan metabolisme otak yang tidak normal, penyakit parkinson atau demensia, dan gangguan obesif konklusif atau (OCD).
  • Faktor keturunan, selain beberapa jenis penyebab yang disebutkan diatas, faktor keturunan juga berperan bagi remaja untuk dapat memiliki kelainan atau gangguan mental tersebut. Faktor keturunan bukan hanya dari keluarga dekat seperti ayah dan ibu namun juga dapat dari keluarga yang jauh dari penderita.
  1. Gejala

Kondisi kelainan trikotilomania dapat dikenali dengan munculnya beberapa gejala sehingga harus dapat diperhatikan dalam upaya mencegah dan mengatasi keadaan yang belakangan banyak diketahui beresiko dialami oleh remaja dengan usia 10 – 13 tahun. Beberapa gejala yang dapat digunakan untuk membantu dalam proses diagnosis medis diantaranya seperti :

  • Kebiasaan mencabut bulu, penderita gangguan mental tersebut dapat diketahui dengan kebiasaannya mencabut bulu rambut dan bulu lain disertai dengan rasa puas yang muncul setelah dapat mencabuti bulu yang ada.
  • Sulit mengontrol emosi, gejala lainnya adalah kondisi dimana penderita akan sulit mengontrol emosi dan sering melampiaskannya dengan mencabut rambut dan memainkan rambut yang telah dicabutnya tersebut.
  • Dorongan mencabut rambut yang kuat, selain rasa puas yang dirasakan setelah dapat mencabuti rambutnya sendiri, penderita penyakit trikotilomania juga akan sulit menahan dorongan yang kuat untuk mencabut rambutnya.
  • Bentuk kebiasaan buruk lainnya, selain berkaitan dengan rambut, penderita gangguan psikologis tersebut juga memiliki kebiasaan buruk lain terhadap tubuhnya diantaranya seperti mencungkil kulit, mengigit kuku, dan mengigit bibirnya sendiri.
Sponsors Link

  1. Efeknya

Kondisi penyakit trikotilomania tidak dapat diangap remeh karena dapat memberikan efek yang buruk bagi kondisi kesehatan rambut dan kesehatan tubuh secara tidak langsung. Rambut yang dicabut secara paksa dapat menyebabkan munculnya kondisi kulit yang mengalami iritasi sehingga bisa jadi berkembang menjadi luka di kulit kepala yang terinfeksi oleh berbagai jenis bakteri disekitar lingkungan hidup. Selain luka tersebut, penderita trikotilamania juga beresiko mengalami kondisi sindrom rapunzel atau keadaan yang menjadikan seseorang memiliki keinginan kuat untuk memakan rambutnya sendiri sebagai bagian dari komplikasi trikotilomania.

  1. Cara pengatasan

Penderita penyakit trikotilomania tentu akan mendapatkan kenyataan memperoleh pandangan berbeda saat bersosialisasi dalam kehidupan sosialnya sehingga perlu untuk diatasi. ada beberapa cara yang dipercaya sebagai langkah dalam mengatasi gangguan mental tersebut diantaranya seperti :

  • Menenangkan pikiran dan mencegah stres, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menenangkan pikiran dan mencegah stres melalui beberapa cara seperti meremah stress ball atau berendam dengan air hangat dan suasana relaksasi.
  • Menekan keinginan untuk mencabut rambut, cara yang dapat dilakukan untuk menekan keinginan agar tidak mencabuti rambutnya sendiri adalah dengan meneriakan kata secara berulang, belajar teknik penafasan yang menenangkan.
  • Memotong rambut, langkah lain yang juga dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi penyakit trikotilomania adalah dengan memotong rambut menjadi pendek sehingga kesempatan untuk mencabut rambutnya sendiri berkurang.
  • Menjaga konidsi kesehatan tubuh, selain beberapa langkah tersebut, penderita trikotilomania juga harus menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan sering berolahraga maupun mengkonsumsi makanan yang sehat.
  • Konsultasi dengan dokter, pengobatan secara medis juga perlu dilakukan dengan berkonsultasi bersama dokter terlebih dahulu untuk memberikan upaya pengatasan yang tepat.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab penyakit trikotilomania yang merupakan salah satu bentuk gangguan mental dan cara mengatasinya.

, , , ,