Sponsors Link

Tulang Kepala Bayi Tidak Rata : Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Persalinan merupakan suatu peristiwa terjadinya pengeluaran bayi melalui jalan lahirnya. Dan tidak dapat dipungkiri, ada beberapa dari ibu yang mengeluh adanya tulang kepala bayi tidak rata. Padahal hal tersebut bisa saja merupakan suatu yang sangat wajar terjadi, dikarenakan kepala bayi beradaptasi mengikuti jalan lahirnya dan adanya penekanan sehingga ada beberapa bayi yang mengalami tulang kepala bayi tidak rata sehingga menyebabkan beberapa bagian-bagian kepala tertentu pada bayi tidak rata.

ads

Yang paling dikhawatirkan oleh ibu yang mempunyai bayi dengan tulang kepala yang tidak rata atau tidak bulat sempurna adalah, khawatir jika kondisi kepala tidak rata ini akan berdampak atau berlangsung berkepanjangan sampai bayi dewasa. Namun, perlu diketahui bahwa pada umumnya kondisi kepala yang seperti ini dapat kembali normal. Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan pada bayi.

Umumnya dari 5 bayi yang lahir ada terdapat 1 bayi yang mengalami kondisi tulang kepala yang tidak rata. Dan pada umumnya memang akan kembali normal kondisi kepala bayi tersebut. Namun tentunya kita ingin mengetahui bukan apa sebenarnya penyebab tulang kepala bayi yang tidak rata tersebut? Berikut beberapa penyebab tulang kepala bayi tidak rata :

1. Lunaknya tulang kepala bayi

Tulang kepala bayi tentulah masih belum sempurna dan sangat lunak. Sehingga hal ini  menyebabkan saat proses persalinan telah kita ketahui kepala bayi melewati jalan lahir sehingga hal tersebut tentunya dapat menimbulkan penekanan pada kepala bayi. Yang akhirnya dapat merubah bentuknya yang memang masih sangat lunak.

2. Adanya tindakan pada saat proses persalinan

Seringkali persalinan yang dialami oleh ibu – ibu bersalin mengalami banyak rintangan, adanya komplikasi – komplikasi yang menyertainya. Seperti contohnya saja beberapa contoh komplikasi yang biasa terjadi pada saat proses persalinan berlangsung yaitu, distosia bahu, lilitan tali pusat, panggul ibu sempit, makrosomi, dan yang lainnya. Beberapa komplikasi yang telah disebutkan tadi ada beberapa yang membutuhkan alat bantu untuk mengeluarkan bayi baru lahir tersebut. Alat tersebut biasanya berupa vacum, yang mana hal ini biasa terjadi pada distosia atau bayi besar atau pada ibu yang tidak kuat mengejan.

3. Posisi bayi yang sering telentang

Bayi yang sering diposisikan dalam keadaan posisi telentang, maka bagian kepala belakangnya otomatis akan tertekan atau mengalami tekanan. Karena pada saat bayi diposisikan dengan posisi telentang tersebut membuat kepala belakang bayi mengalami tekanan lebih berat pada bagian belakang kepalanya. Oleh karena itu, pada saat menidurkan bayi, posisikan lah kepala bayi secara bergantian, entah itu ke kanan juga ke kiri, jangan hanya dengan posisi telentang saja atau hanya posisi ke kanan saja.

4. Otot leher bayi tegang

Tidak hanya pada usia dewasa yang mengalami leher tegang dan kaku, namun pada bayi pun dapat terjadi kondisi seperti ini. Kondisi leher bayi tegang ini menyebabkan leher bayi sulit untuk digerakkan. Sehingga menyebabkan bayi tidur hanya dengan satu posisi kepala. Hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya kondisi kepala bayi tidak rata. Dan sebagai cara pencegahannya yaitu dengan melakukan pijat bayi sehingga leher dan tubuh bayi pun akan lebih rileks, aliran darah lancar dan otot – otot yang kaku pun akan menjadi lebih lentur, selain itu juga jangan lupan untuk mengganti posisi kepala bayi dan jangan biarkan posisi kepala bayi berada pada satu posisi dalam waktu yang cukup lama.

5. Bayi lahir prematur

Masa kehamilan merupakan masa yang sangat penting dan juga rentan, oleh karena itu dianjurkan bagi para ibu hamil untuk selalu mengkonsumsi makanan bernutrisi guna memenuhi asupan nutrisi bagi janin dalam kandungan agar janin dapat lahir dengan usia kehamilan yang cukup dan tidak prematur. Namun, ada pula yang sudah mencukupi kebutuhan nutrisi tetap melahirkan prematur, bisa jadi karena beberapa faktor seperti karena terlalu kelelahan, aktifitas fisik yang terlalu berat, dan juga adanya komplikasi pada kehamilan. Dan bayi yang lahir prematur ini juga merupakan salah satu penyebab kepala bayi tidak rata.

Mengingat ada beberapa kasus kepala bayi yang tidak rata menyebabkan beberapa bayi mengalami nyeri pada kepala atau sakit kepala yang bisa menjadi sakit kepala terus menerus, oleh karena itu ada baiknya kita untuk melakukan pencegahan serta mengetahui cara mengatasinya jika sudah terjadi, berikut beberapa pencegahan serta mengatasi tulang kepala bayi tidak rata :

  • Variasikanlah posisi tidur bayi.
  • Hindari menaruh bayi di tempat dimana posisi bayi tiduran dalam waktu yang lama.
  • Menjaga kesehatan seperti dengan senantiasa menjaga pola makan sehat bagi ibu hamil dan selalu menerapkan gaya hidup sehat.
  • Sesekali posisikan bayi dengan posisi tengkurap.
  • Berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

Itulah tadi beberapa penyebab mengapa tulang kepala bayi tidak rata serta beberapa cara pencegahan dan mengatasinya. Semoga bermanfaat!

, , ,