Sponsors Link

Pengaruh Tumbuh Kembang Anak Hidrosefalus dan Cara Perawatannya

Sponsors Link

Setiap orang tua tentu mengharapkan agar kondisi pertumbuhan dan perkembangan anaknya dapat berjalan secara normal sesuai dengan usianya. Kondisi tumbuh kembang pada anak tersebut sangat tergantung peran dari orang tua terutama ibu dalam menjaga, merawat, dan memperhatikan setiap bentuk perubahan yang terjadi pada anak. Demi terwujudnya kondisi perkembangan anak yang normal dan selalu sehat maka setiap orang tua perlu mengusahakan berbagai macam hal yang membantu menjaga pertumbuhan anak mulai dari memenuhi kebutuhan nutrisinya hingga menjaga kesehatan anak.

ads

Ada banyak kondisi gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi terganggu bahkan terhambat. Salah satu permasalahan yang dapat menghambat pertumbuhan tersebut adalah adanya kelainan yang terjadi pada kepala dan otak dari anak dengan berbaik penyebab sakit kepala pada anak. Diantara beberapa permasalahan kepala dan otak pada anak anak yang dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan serta perkembangannya tersebut adalah kondisi hidrosefalus. Dalam pembahasan artikel kali ini, akan diuraikan mengenai kondisi tumbuh kembang anak hidrosefalus sehingga menumbuhkan kewaspadaan pada setiap orang tua terkait kondisi penyakit atau kelainan tersebut.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai kondisi tumbuh kembang anak hidrosefalus maka pemahaman mengenai kondisi hidrosefalus sangat penting diperhatikan dengan baik. Hidrosefalus secara definisi menurut wikipedia merupakan penyakit yang terjadi akibat gangguan pada aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal) dan atau kondisi akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural di dalam otak. Hidrosefalus memang banyak terjadi pada bayi dan anak anak yang dapat berakibat pada penekanan jaringan otak khususnya bagian pusat saraf yang vital. Tanda tanda awal terjadinya hidrosefalus dapat diketahui melalui kondisi:

  • Perubahan ukuran lingkar kepala
  • Anak yang sering mengalami sakit kepala dan seringkali rewel
  • Kondisi ubun ubun pada bayi yang menonjol
  • Mual dan muntah yang terjadi terlalu sering
  • Mata yang sering melihat kebawah dan berbentuk melengkung
  • Kesulitan menelan dan kesulitan bernafas
  • Munculnya gangguan tumbuh kembang pada anak

Tanda awal yang disebutkan diatas perlu dipastikan apakah merupakan kondisi yang disebabkan oleh hidrosefalus atau bukan melalui proses diagnosis medis yang lebih detail. Mengetahui adanya kondisi hidrosefalus pada anak yang lebih cepat akan membantu proses penangananya menjadi lebih optimal dan pengaruh terhadap tumbuh kembang anak dapat diperkecil resikonya. Untuk dapat memberikan penjelasan lebih detail mengenai kondisi tumbuh kembang anak hidrosefalus berikut penjelasan terhadap kondisi hidrosefalus pada anak di bawah ini.

Pengaruh Buruk Hidrosefalus pada Tumbuh Kembang Anak

Seperti dalam penjelasan diatas, kondisi hidrosefalus sudah pasti akan memberikan pengaruh buruk pada tumbuh kembang anak. Kondisi tersebut terjadi karena penumpukan cairan yang terjadi pada anak hidrosefalus dapat memberikan tekanan buruk terhadap kinerja otak sehingga perkembangan pertumbuhan anak akan terhambat. Kondisi pengaruh tumbuh kembang tersebut sudah terlihat dari manifestasi klinik pada anak penderita hidrosefalus yang ditujukan melalui tanda atau ciri ciri anak anak menderita penyakit kongenital tersebut.

Penyebab pasti seorang anak mengalami kondisi hidrosefalus memang belum dapat dijelaskan secara pasti namun diduga beberapa faktor yang menjadikan munculnya permasalahan tersebut adalah keturunan, infeksi, dan karena adanya kelainan pada genetik. Otak menjadi bagian penting yang  perkembangannya banyak terjadi pada masa anak anak sehingga adanya pengaruh buruk pada anak tentu menjadikan proses tumbuh kembang menjadi terganggu. Beberapa bentuk pengaruh pertumbuhan dan perkembangan anak yang mengalami kondisi hidrosefalus tersebut diantaranya seperti :

  1. Kondisi keseimbangan dan koordinasi pada anak yang buruk
  2. Perubahan perilaku dan penurunan kemampuan kognitif anak
  3. Kesulitan dalam mengerakkan anggota tubuh seperti kaki dan tangan
  4. Pertumbuhan yang terhambat dalam hal fisik, kemampuan motorik maupun kemampuan sensorik pada anak.
  5. Anak sering kehilangan ingatan dan berperilaku ceroboh.
  6. Kondisi permasalahan fisik yang menganggu seperti sakit kepala, kesulitan dalam uang air kecil, mual dan sering muntah, pandangan kabur, dan permasalahan pada kandungan kemihnya.

Berbagai macam kondisi permasalahan tumbuh kembang yang disebutkan tersebut tentu sangat signifikan menjadikan anak memiliki kondisi yang jauh tertinggal dibandingkan dengan anak normal lain akibat adanya kondisi kelainan hidrosefalus.

Sponsors Link

Perawatan Anak dengan Hidrosefalus

Melihat kondisi dampak buruk yang dapat terjadi pada anak akibat hidrosefalus tersebut maka ada proses perawatan khusus yang harus dilakukan oleh orang tua dalam membantu menangani kondisi hidrosefalus dan mengurangi resiko buruknya. Beberapa kisah nyata menceritakan bahwa ada beberapa anak dengan kondisi hidrosefalus yang dapat sembuh dan memiliki perkembangan yang normal kembali. Kunci dari kesembuhan pada anak dengan kondisi hidrosefalus tersebut adalah proses penanganan medis dan perawatannya yang harus dilakukan secara terus menerus dan konsisten. Penjelasan tersebut dapat menjawab apakah hidrosefalus bisa sembuh total?

Anak dengan kondisi hidroseflus harus segera diketahui melalui diagnosis medis yang akan menentukan proses penanganannya. Tindakan medis yang dilakukan pada anak hidrosefalus adalah melalui pemasangan shunt yang akan mengalirkan cairan yang terbentuk pada otak ke bagian tubuh lain seperti perut atau jantung agar cairan tersebut cepat terserap dan beban tekanan diotak berkurang. Shunt pada otak biasanya akan dibiarkan seumur hidup dan diganti bila tersumbat atau bermasalah. Semakin cepat operasi vp shunt dilakukan pada usia dini maka kerusakan otak yang terjadi dapat diminimalisir.

Selain penanganan secara medis, kondisi pertumbuhan dan perkembangan yang terhambat akibat hidrosefalus juga harus diatasi dengan berbagai macam bentuk terapi seperti terapi berjalan, terapi berbicara, dan terapi lainnya untuk mengembalikan kemampuan fisik, motorik, dan sensorik, serta kecerdasan yang dimiliki oleh anak. Anak dengan kondisi hidrosefalus harus tetap diiperhatikan dengan baik karena memang kelainan yang terjadi hanya dapat sembuh ketika penanganan yang dilakukan sangat optimal.

Itulah beberapa penjelasan mengenai tumbuh kembang anak hidrosefalus yang tentunya akan bermasalah namun dapat diatasi melalui perawatan dan penanganan yang tepat. Pahami beberapa cara pencegahan hidrosefalus untuk menghindari terjadinya kelainan tersebut.

, , , ,