Sponsors Link

Adakah Hubungan Antara Vertigo dan Stroke?

Sponsors Link

Seperti telah kita ketahui bahwa vertigo itu bukan suatu penyakit melainkan suatu gejala yang menandakan adanya penyakit tertentu. Dan biasanya beberapa penyakit atau masalah kesehatan yang menimbulkan gejala vertigo ini yaitu diantaranya seperti migrain, masalah pada telinga bagian dalam, masalah keseimbangan, tumor, stroke, penyakit meniere, hipertensi atau darah tinggi dan berbagai penyakit lainnya.

ads

Dan vertigo ini merupakan sakit kepala berputar tujuh keliling yang membuat penderitanya menjadi kehilangan keseimbangan. Oleh karena itu, pada seseorang yang sedang terkena serangan vertigo dianjurkan untuk langsung duduk karena dikhawatirkan karena kehilangan keseimbangan tersebut membuat penderita vertigo terjatuh. Pada kondisi vertigo ringan, vertigo tersebut dapat sembuh dengan sendirinya. Namun sebaliknya, pada vertigo yang sudah berat, penderita akan merasakan sakit kepala berdenyut hebat dan juga sakit kepala terus menerus.

Telah disebutkan sebelumnya, bahwa vertigo merupakan suatu tanda dan gejala adanya masalah penyakit tertentu, dan salah satunya yaitu merupakan gejala dari adanya masalah pada otak kecil atau pembuluh darah di otak yang merupakan suatu tanda awal terjadinya stroke. Bahkan menurut dr. Kurniawan, Sp. S, spesialis penyakit saraf dan salah satu dosen neurologi UI menyatakan bahwa, 10 persen pasien stroke mengalami gejala dan tanda awal berupa pusing vertigo.

Dan seperti yang telah kita ketahui, bahwa stroke ini merupakan suatu penyakit yang penyebab atau pemicunya yaitu karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah, sehingga darah yang mengalir ke otak tidak berjalan dengan lancar. Penyumbatan tersebut terjadi bisa karena adanya perdarahan atau karena adanya sumbatan. Dan stroke ini memiliki tanda dan gejala berupa pusing berputar atau vertigo. Namun pada kasus stroke ini rasa sakit kepala yang terjadi pada bagian – bagian kepala sangat hebat, hingga membuat penderitanya kehilangan kesadaran.

Stroke merupakan suatu keadaan darurat yang mana terjadinya kondisi yaitu matinya sel otak yang terjadi hanya dalam hitungan menit. Dan menurut hasil dari riset kesehatan Kemenkes RI pada tahun 2013 menyebutkan bahwa Indonesia memiliki 2 juta penduduk lebih, dan 12 dari 1.000 penduduk tersebut menderita stroke. Di Indonesia stroke menjadi pembunuh nomor 1, karena lebih dari 15 persen kematian yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh stroke.

Pada umumnya stroke terjadi dan menyerang pada bagian saraf otak, namun ada pula yang menyerang pada bagian otak yang berbeda – beda. Dan berikut beberapa tanda dan gejala penyakit stroke :

  • Wajah akan terlihat tidak simetris. Akan terlihat pada satu sisi wajah yang terlihat lebih menurun dan tidak dapat tersenyum.
  • Pada orang yang mengalami stroke, ia tidak mampu untuk mengangkat tangannya. Tangan terasa lemas dan tak berdaya. Tungkai pada satu sisi lengan tersebut juga umumnya mengalami kelemahan.
  • Cara bicara orang yang menderita stroke tidak jelas apa yang diucapkan. Ucapan yang diucapkan juga kacau dan tak beraturan. Dan adapula yang tidak dapat berbicara sama sekali.
  • Mual dan muntah
  • Mengalami penurunan kesadaran
  • Sulit menelan sehingga mudah sekali tersedak
  • Gangguan pada keseimbangan
  • Terjadinya sakit kepala berputar yang sakitnya dirasakan sangat hebat atau vertigo berat

Itulah beberapa gejala stroke yang salah satunya memang terdapat vertigo yang menjadi tanda dan gejalanya. Saat ditanya adakah hubungan antara vertigo dan stroke? jawabannya adalah antara vertigo dan stroke memang saling memiliki keterkaitan.

Vertigo telah kita ketahui merupakan suatu gejala yang merupakan penanda adanya suatu penyakit seperti adanya masalah pada telinga bagian dalam sehingga mengalami masalah dalam keseimbangan, migrain atau sakit kepala sebelah, darah tinggi, penyakit meniere dan yang terakhir yaitu penanda adanya penyakit stroke. Seperti telah kita ketahui bahwa stroke terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah, sehingga aliran darah di otak tidak mengalir dengan lancar karena adanya sumbatan tersebut. Sehingga hal tersebut tidak jarang memicu timbulnya gejala berupa sakit kepala berputar yang sangat hebat atau yang disebut vertigo.

Dan untuk mengetahui apakah gejala vertigo ini disebabkan oleh stroke atau penyumbatan pembuluh darah atau tidak, sebetulnya kita dapat mengetahuinya dengan melakukan tindakan MRI atau CT Scan kepala yang dilakukan oleh dokter. Dengan melakukan MRI atau CT Scan, akan terlihat bagian dalam otak tersebut apakah ada penyumbatan atau tidak. Sehingga jika memang terdapat penyumbatan dapat diatasi dengan tepat dan sesegera mungkin.

Namun meskipun cukup berbahaya, sebenarnya penyakit stroke ini dapat dilakukan pencegahannya, yaitu dengan selalu menerapkan pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi makanan mengandung santan gorengan atau kolesterol tinggi, menghindari rokok dan juga minum – minuman beralkohol, aktif bergerak dan berolahraga secara teratur, serta menghindari stres.

Itulah tadi seputar jawaban atas pertanyaan adakah hubungan antara vertigo dan stroke ? Semoga bermanfaat!

, , ,